Senin, 04 Januari 2010

Jika aku jatuh cinta lagi...

banyak orang benci kata cinta
meskipun begitu juga sebaliknya
kamu dipihak yang mana?

tidak mudah untuk bilang "aku tak butuh cinta"
karena sesungguhnya "aku butuh cinta"
tapi jika cinta itu datang kembali
apa yang akan kulakukan

jika aku jatuh cinta lagi
aku sudah siap dengan segalanya tentang cinta
suka-duka, canda-tawa, derai airmata, dan lainnya
apa aku benar-benar siap
"nope"

saat aku bilang hampir lupa rasanya jatuh cinta
ini benar adanya
aku belum pernah benar-benar merasa jatuh cinta
aku cuma membalas cinta yang datang padaku
apa salahnya mencoba jatuh cinta
kalau saja akan membuat kubahagia
meskipun cinta bukanlah sebuah permainan

maka dari itu
aku berpikir banyak kali jika ada cinta yang datang
aku tak sanggup untuk melukai dan dilukai
walaupun aku sadar itu adalah resiko yang tak dapat dihindari

salahkah jika aku begini
aku hanya ingin 'siap' pada waktunya
entah kapan: sekarang atau esok lusa

cinta ada untuk memberikan bahagia
cinta itu bukanlah sebuah derita
sudah siapkah jika aku jatuh cinta lagi?

Ku kan tunggu menikah denganmu, caused I ♥ U

Aku tidak pernah bilang 'tak butuh cinta'
Aku justru bilang 'aku butuh cinta'
Aku juga punya 'cinta'
Karena 'hatiku penuh cinta'

Aku tidak pernah bilang ingin 'sendiri selamanya'
Aku hanya bilang 'cuma ingin sendiri'
Aku kini masih 'sendiri'
Karena aku 'sendiri belum menikah'

Aku bilang 'aku cinta'
Aku bilang 'aku mau'
Aku bilang 'menikah'
Aku bilang 'dengan kamu'

Aku sama kamu
Kita akan bersama selalu
Aku dan kamu
Kamu itu siapa?

Aku akan menunggu kamu -yang 'siapa' itu.

Aku (hanyalah) Wanita Biasa

Being a woman is not easy. It is true. So many hard things we have to pass away.

Siapa bilang menjadi wanita itu mudah? Meskipun surga itu ditelapak kaki ibu. Itulah yang selalu aku rasakan. Apakah wanita-wanita lainnya sependapat denganku? Aku tidak tahu.

Banyak hal yang harus dilalui dengan baik walaupun terkadang itu adalah hal yang tidak baik. Bertahan dari riak kehidupan masa kini merupakan tantangan terbesar untuk diri sendiri. Ibarat hewan musim dingin yang berhibernasi mempertahankan hidupnya menunggu datangnya musim panas dan melakukan aktivitas kehidupan seperti sedia kala. Ini adalah real. Faktanya memang begitu.

Perhatikanlah kehidupan wanita-wanita disekeliling kita--termasuk aku. Begitu banyak tanya yang menyeruak tentang kehidupan mereka. Bagaimana mereka mengarungi hidup ini? Apa saja yang telah mereka lakukan sepanjang hidupnya? Mengapa mereka bisa berbuat sesuatu yang nekat? Kapan mereka menempatkan sisi baik dan buruk pribadinya? Dimana mereka bisa menemukan apa yang diinginkannya? See, itu hanya mewakili dari sekian banyak pertanyaan.

So, intinya wanita adalah manusia biasa. Sama halnya dengan pria. Hanya saja bagaimana seorang wanita memanage kepribadiannya untuk menjalani kehidupannya. Being a woman also made me proud... :)

Perih

Hilang sudah semua bahagia yg pernah tercipta. Hanya tertinggal rasa benci dan amarah yg terpendam.

Tlah jelas dimataku siapa kau kini. Sama saja dg orang-orang diluar sana. Mempermainkanku sesuka hatimu. Begitu busuknya hatimu.
Kau yg selama ini kukira bahagiaku. Tak lebih dari sekedar penyebab deritaku. Kau butakanku atas nama cintamu! Akh, persetan dg itu semua. Kau tak lebih dari pengkhianat cinta.

Api yg pernah kau sulut. Kini membakar dirimu sendiri. Eh malah kau menyalahkanku! Enak saja! Apa hakmu?! Begitu kejamnya dirimu.

Aku tak peduli apa katamu. Aku tak peduli apa yg akan kau lakukan. Aku percaya akan ada imbalan-Nya dari itu semua. Aku percaya Ia akan melindungiku darimu. Karena aku percaya pada-Nya. Kini aku bisa melihat siapa sesungguhnya engkau. Kau tak lebih dari pria berhidung belang. Pembohong dan pendusta.

Aku bukanlah orang suci meski itu dimatamu. Aku akui aku hanyalah insan biasa. Aku sama seperti lainnya yg tak luput dari dosa. Tapi ku selalu berusaha jadi lebih baik. Ini adalah urusan aku, kau dan Tuhan kita. Dia yg akan memutuskan. Antara aku dan kau atau kita berdua.

Sendiri

Sendiri aku melangkah pergi
tinggalkan cinta dg senyuman
sisakan kenangan manis dlm hati
mengingat apapun yg pantas tuk diceritakan.
Sendiri ku terus melangkah pergi
mencari sesuatu yg baru
menanti datangnya sebentuk hati
ahh indahnya khayalanku.
Sampai saat ini ku masih sendiri
tanpa tahu pasti kapan kan terjadi
batas waktuku dg hati
masih selalu sabar menanti. . . ^^

Goresan Masa Laluku. . .

Kutuliskn ini utk skdar b'bagi sbh crta cnt yg kalian pun psti prnah alami. Tntu saja crta ini mgk tdk sbrpa dibandingkn crta mu.
Setahun yg lalu, aq msh b'samany, nandita. Nama yg indah mnrutq(ada puisiny lho), krn dy pcr q. Lbh krg 7th kb'samaan kami, bgtu byk crt yg t'ukir.
Aq mngenalny ssaat stlh pndh skul ke sbh kota. Dia tetanggaq. Tmn skulq: SMP dan TPA. Pd awalny kami tmn biasa, g ada yg istimewa. Nmn dlm diam dy mnyimpan rasa cnt pada q. Ttpi butuh wkt yg lm sblm aq mnyadariny stlh tak lg b'srgam putih biru.
SMU dikota yg b'beda mjd awal kb'samaan kami. Wlw t'psh jrk n wkt, aq msh bs ktmu dikala liburan skul. Semuany b'jln dg baik krn ada rasa sling p'cya n m'jaga hbgn ini.
Konflik b'awal dithn 1 kuliah q. Kami t'psh smkin jauh, mengejar impian msg2. P'golakn tak t'elakkn, namun msh bs dijmbatani dg rasa sling mengalah.
Thn k-7: ktka dy b'hsl meraih impianny, semuany b'ubah. Dy mjd asing bagiku, hingga ku tahu dy punya yg lain. Mgk aq prnh mnyakitiny dg cara yg sm, tp ku plh nandita. Namun tdk dg dy. Dy memilih 'dia'!
Kcwa. Skt ht. Sdh. Semua rasa yg m'bwt aq tak nyaman adl tmnq saat itu. Tak prnhkh dy t'pkr ttg perasaanku yg tulus t'hdpny? Sdktpun q rasa tdk! Keegoisan n emosi tlah m'hncrkn sglany.
Skrg stlh sthun b'lalu, aq blm baik2 saja. Kdktan q dg bbrp cowo tak bs m'bntu q utk jd lbh baik. Akhirny, aq mmlih tuk sndr mski pn t'kdang sepi n kenangan itu mengusikku. . .

Maumu apa???

Bilang mau mu apa!
Kau selalu saja membingungkanku!
Tak pernahkah terpikir olehmu?
Kemana otakmu?
Didengkul???

Tlah kulakukan apa mau mu.
Semuanya.
Kuusahakan sebaik mungkin untukmu.
Tapi apa yg ku peroleh?

Huh, capek.
Aku capek! Lelah!
Kau permainkan perasaanku.
Cinta dan sayangku.
Aku benci kamu!
Seumur hidup ku membencimu!!!

Mau mu apa???
Kau tak pernah memberitahuku.
Ah sudahlah. . .

¤ Sendiriku Mengingatmu ¤

Sendiri aku
Ditengah gelapnya malam ini
Hanya b'temankn sinar bulan purnama
Uhhh terasa semakin sunyi.Ku tatap sekelilingku dan mendengar
Gulita dan sunyi tanpa suara
Hanya terngiang satu nama
Kamu..., namamu.

Sendiri aku terkenang akan kamu
T'pisah kita dlm jarak dan waktu
Hanya sekeping gambar yg ku punya
Dan sepucuk kartu ucapanmu.

Adakah kamu disana
Sendiri dan mengingatku
Ataukah kamu disana
Sendiri tak mengingatku
Hanya kamu yg tahu.

Sendiriku mengingatmu
Menyebut namamu dalam rindu
Sepenuh hatiku untukmu
Setiaku bersamamu.

>...Sunyi, Gelap, dan Jemariku...<

Sunyi tak sedikit pun suara terdengar, hanya detak jantung dan helaian nafasku.
Gelap tak sebersit cahaya yg menyinari, hanya cahaya hati.

Perlahan aku nikmati keadaan ini, ku ikuti detak jantung dan helaian nafasku.
Melayang jauh dalam cahaya hati yg menuntunku.

Menariku bernyanyi riang kesana kemari dalam sunyi dan gelap.
Tiba-tiba aku terhenti ketika gerakan jemariku saling bersentuhan.
Deg..., aku menyadari sesuatu.
Aku sendirian...

Jemari ini bicara padaku: aku ingin kami saling bertemu, kanan dan kiri. Kami jarang kau pertemukan, kami saling rindu. Dapatkah kau mengerti?

Inikah diriku yg sendiri? Bak jemari yg tak kan tahu bahwa itu jemari jika tak saling menyatu dalam genggaman.
Dalam sunyi dan gelap ini aku belajar.
Aku butuh seseorang yg melengkapi hidupku.

Aku kembali menari dan bernyanyi dalam sunyi dan gelap ini.
Tentang jemari dan hidupku kini......

~ Dingin Malam dan Tidurku ~

Dingin...
Lembut semilir angin malam ini menusuk ke tulangku.
Memaksaku tuk meringkukkan tubuh.
Ditemani suara-suara binatang malam dan juga rintik hujan diatas genteng.

Ku mencoba bertahan dari dinginnya angin malam.
Menghangatkan tubuh dan hatiku.
Membuatku merasa nyaman diatas peraduanku.
Berkelana dalam ingatan masa-masa bahagiaku.
Mengurai kenangan-kenangan manis waktu itu.
Semuanya tentang keindahan...

Menelusup sepi direlung jiwaku yg kosong.
Secercah kehangatan bersamanya.
Sekelumit kebahagiaan dalam cinta.
Sebuah bahasa dalam kalbu.
Semuanya dalam hening dan dinginnya malam ini.

Perlahan-lahan kedua mataku meredup.
Ingatan-ingatan itu terurai satu per satu, memudar tak terlihat lagi.
Kurasakan kesadaranku kian menghilang.
Tubuhku bias dalam dingin yg menusuk.
Hingga ku tak lagi terjaga.
Ku terlelap..., dalam dingin ingatan kenangan bahagia tentang bahasa kalbu ditidurku malam ini. . . .

Wahai yg maha cepat ridhaNya

Ampunilah orang yg tdk memiliki apapun kecuali Doa. Sungguh Engkau melakukan apa yg Kau kehendaki. Wahai yg AsmaNya adl penawar, Wahai yg mengingatNya adl kesembuhan, Wahai yg ketaatan padaNya adl kekayaan. Kasihanilah orang yg modalny hanya harapan dan senjatanya hanya tangisan. Wahai penabur karunia, Wahai penolak bencana. Wahai Nur yg menerangi mereka yg terhempas dlm kegelapan. Wahai yg maha tahu tanpa diberitahu, Sholawat atas Muhammad dan keluarga Muhammad. Lakukan padaku apa yg layak bagiMu. Semoga Allah melimpahkan kesejahteraan kepada RasulNya serta para Imam yg mulia dari keluarganya dan sampaikan sebanyak-banyaknya salam kepada mereka.
(baris2 t'akhir doa Imam Ali bin Abi Thalib Kw yg diajarkan kpd sahabatny yg setia Kumail bin Ziyad)

Aku Kira Kita Saling Cinta

Bilang kalau saat ini aku hanya mimpi.
Mencintaimu dalam khayalku, meskipun dirimu nyata dalam hidupku.
Kenyataannya kita jauh dan tak teraih.

Ku untai kisah kasih di antara kita.
Berharap tak hanya sekedar mimpi.
Namun mimpi selalu tak seindah kenyataan.
Hingga yg ku dapat kini jua hanya ilusi.

Aku sadar kita jauh berbeda.
Jalan yg kita tempuh sulit untuk menyatu.
Aku juga tahu kamu menyadarinya.
Membuat jarak yg tak terlihat adalah pilihanmu. . .
~PTK, 20FEB09~

Jika Seandainya. . .

Andai purnama malam ini bisa membaca isi hatiku
Gundah yg kurasa ingin ku buang sejauh mungkin
Andai cinta mampu menghapus semua sedihku. . .
Ku hanya ingin cinta ada disini, disisiku.
Jika lelap adalah indahnya malam,
maka mimpi adalah bunga tidurnya.
Jika sunyi adalah sepi hatiku,
maka kamu adalah rinduku. . . .
~Ptk, 3may09~

Untuk Kali Ini

Keindahan itu adalah aku.
Memberi warna kebahagiaan pada semua.
Keceriaan ini adalah kamu.
Membawa rasa suka cita pada semua.

Bersama malam yang mengawali langkah kita, ku untai kata-kata sederhana ini untukmu.
Berharap ini bukan hanya mimpi, tetapi nyata.
Terserah apa kata mereka, bahkan aku atau pun kamu.
Ku takkan pernah peduli, cuma untuk kali ini.

Katakan ini benar dan bukan suatu kesalahan.
Berbeda adalah kodrat sehingga kita bersua lagi.
Izinkan aku untuk sekali ini mengatakan, "aku menginginkan pertemuan itu."

Hanya untuk kali ini dan tidak lain kali.
Maafkan untuk semua keindahan dan keceriaan dalam untaian kata. . .

~Ptk, 150109~

Galau

Hari-hari yg ku lalui saat ini sangat membingungkan.
Mana yg harus aku dahulukan, aku tak tahu.
Harapan dan doaku belum sejalan.
Masih butuh proses yg berpacu dalam waktu.
Ah, aku galau!!!
Antara masa depan, cinta dan keluarga...
Aku menginginkan ketiganya bisa bersama menemani hari-hariku.
Namun aku tak bisa, itu serakah namanya!
Ya Allah, maafkan diri ini yg sering alpa mensyukuri nikmat-Mu.
Tuntunlah diri ini pada pilihan yg terbaik diantara ketiganya, agar galau ini segera berlalu.
Ampunilah diri ini atas semua khilaf yg tak kunjung berhenti terlakukan.
Hanya pada-Mu, ya Rabb...

Habislah Sudah_SYAHRINI

Izinkan aku berkata jujur.
Kepadamu kekasihku.
Setelah perjalanan panjang kita.
Dengarlah ucapanku sebelum ku pergi.

Reff:
Habislah sudah airmata.
Habis sudah segala niatku.
Membuatmu mencintaiku.
Membuatmu memahamiku a a a a a.
Berakhir sudah cinta ini.
Akhir sudah kesabaranku.
Membuatmu menghargaiku.
Membuatmu menerimaku a a a a a.
Apa adanya. . . .

Sungguh tak sanggup bersama lagi.
Setelah kau mendustai cinta.
Bila tiada kesetiaan lagi.
Dengarlah ucapanku sebelum ku pergi.

Ku ingin dia tahu

Andai bulan dan bintang tahu
Kesakitan yg aku alami
Untuk sebuah perasaan yg tak terpanggil

Tolong carikan jawabnya
Entah apa hasilnya
Remukkan saja dalam hati
Lalu simpan dalam-dalam
Untuk sebuah kenangan
Kepada cinta yg tak terpanggil
Aku ingin bulan bintang tahu itu...

Serpihan sesalku

Letih aku berpikir dan merenung
mengapa semua ini yg harus terjadi
mengapa...
Ku tak pernah bermimpi ttg ini
tak pernah ku bayangkan sebelumnya
hanya pernah ku khawatirkan
ini tlah terjadi...
Penyesalan?
Selalu terjadi diakhir cerita
namun apakah ini harus ku sesali
ku tak tahu...
Dia tahu dan aku juga tahu
kita berusaha dan ini hasilnya
ku harap dia mengerti dan aku sabar
ikhlas dan bertawakal....
Kita bisa meskipun melelahkan
kita mampu walaupun masih berharap bukan ini
kita....

From: kumcer Laki-laki yg Salah

To love is to share life
Together making special plans just for two
To work side by side
Dreams all come true
To love is to have someone special
Whom you can count on being there through the years
Sharing laughter and tears
As a partner, a lover, a friend above all...

Untuk dia

Dia memerhatikanku
Apakah itu benar aku?
Mengapa ku tak tahu?
Tapi mengapa
Disaat aku balik memerhatikannya
Dia mendiamkanku seribu bahasa
Membuatku seperti tak mengenalnya
Membuatku ...
Untuk dia
Rasa takkan hilang
Ku hanya bisa terima
Ku hanya bisa rela
Hanya itu yg ku bisa
Untuk dia yg dalam diam dan dinginnya kata-kata
Ku ingin kau selalu bahagia
Ku tak ingin kau terus terluka olehku
Ku mau kau tersenyum hadapi dunia
Bahagialah untukku disini
Tersenyumlah untukku yg terluka....

B U N D A

Teruntuk seorang ibu yg ku panggil bunda
kasihmu begitu tulus
sayangmu sepanjang waktu
Pengabdian untuk suami dan anak-anakmu takkan terbalas
bunda curahkan semua yg kau miliki
meskipun dg cara yg tak kami mengerti
hanya tuk berikan yg terbaik
Bunda, walaupun engkau berada jauh dariku
engkau selalu dihati
takkan pernah terganti
engkaulah pelita disaat gelap menyelimutiku
engkau berikan pelukan dan kehangatan
engkau dengarkan segala yg kuluahkan
engkau begitu berarti...
Bunda..., ku nanti waktu ketika bersua dg mu
Bunda..., ku selalu merindukanmu
Teruntuk bunda didunia ini
I love you....

I'll Not Go Down!!!

Hari ini memacuku untuk tidak pantang menyerah. Aku akan tetap semangat meskipun pedih mendera perjuanganku menjadi sarjana. Hidup ini tidak hanya tentang diri sendiri tetapi juga tentang orang-orang disekitarku. Ini nikmatnya sendiri, pusing sendiri, sibuk sendiri, capek sendiri, MANDIRI. Ku harus mampu melalui tahapan demi tahapan untuk meraih gelar yg sekarang tak berarti apa-apa, karena banyak orang diluar sana yg akhirnya jadi 'PENGACARA'. I'll not go down!!! Mohon doanya. Bagi teman-teman yg bernasib sama, yuk kita berjuang pantang menyerah! ! !

Kamu inspirasiku

Kehadiranmu tlah memberikanku semangat baru
Kebersamaan dg mu memberiku makna yg dalam
Kasih sayang yg kamu berikan padaku adalah seperti air yg menyegarkan
Cinta yg pernah ada untukku adalah kebahagiaan yg tak terlupakan.
Kamu adalah inspirasiku
Kamu adalah cambuk untuk diriku sendiri
Tak berlebihan ketika aku memujimu
Karena kamu aku banyak belajar ttg cinta
Karena kamu aku mengerti arti cinta
Karena kamu memiliki tempat tersendiri dihatiku
Untukmu telah ku beri cinta
Untukmu sudah ku titipkan sayang
Untukmu doa kebahagiaan ku selipkan diantara doa-doaku
Demi cinta yg tlah kita jalani
Demi sayang yg pernah kita miliki
Jangan pernah melupakanku
Karena aku kan selalu mengenangmu disepanjang hidupku
Karena kita pernah mengukir indahnya dunia berdua
Always love for u..., my inspiration.

"Cerita cinta pagi ini..."

Embun pagi ini menyentuh halus jemariku, lembut dan segar.
Ku susuri jalanan setapak bertelanjang kaki, merasakan belaian dunia.
Ku hirup wanginya udara, menggelitik indra penciumanku.
Pelan ku bersenandung, riang gembira di hatiku.
Tetap melangkah menikmati alam yg menyatu bersamaku. . . .
Cinta oh inikah cinta...
Sebuah rasa yg hanya dapat di rasa.
Untaian nyanyian jiwa dan raga.
Mengalun dalam bahagia dan airmata.
Indah, tak kan mampu dijabarkan sedetail mungkin.
Cinta ini tentang rasa, sayang, damai, dan segalanya tentang cinta.
Percayalah cinta itu kan selalu ada, tercipta tuk semua. . . .

Pilihan...

Kemarin dia memintaku tuk kembali, ku tak mau.
Kemarinnya lagi dia tetap memintaku kembali, ku tetap tak mau.
Beberapa waktu yg lalu dari kemarinnya lagi dia memintaku kembali, ku masih tak mau.
Hari ini ketika aku mau kembali padanya, dia tak ingin.
Jadi untuk apa kemarin-kemarin memintaku kembali jika hari ini tak ingin.
Ini karena keegoisan semata.
Dia tetap saja egois meskipun yg aku ungkapkan padany fakta.
Dia merasa tiada berarti untukku.
Klo dia tak berarti, untuk apa aku memberinya kesempatan.
Ahh, sudahlah.
Dia tlah membuang kesempatan itu hanya karena ego dan harga diri.
Ini pilihan dia sendiri.
Dia maunya A, aku inginnya B.
Cinta itu keikhlasan untuk bersama bukan keterpaksaan.
Dia mendoakanku tuk dapat yg t'baik, ku harap dia juga sama.
Pilihannya sekarang hanyalah bersahabat dan saling mendiamkan diri...