Senin, 04 Januari 2010

Pilihan...

Kemarin dia memintaku tuk kembali, ku tak mau.
Kemarinnya lagi dia tetap memintaku kembali, ku tetap tak mau.
Beberapa waktu yg lalu dari kemarinnya lagi dia memintaku kembali, ku masih tak mau.
Hari ini ketika aku mau kembali padanya, dia tak ingin.
Jadi untuk apa kemarin-kemarin memintaku kembali jika hari ini tak ingin.
Ini karena keegoisan semata.
Dia tetap saja egois meskipun yg aku ungkapkan padany fakta.
Dia merasa tiada berarti untukku.
Klo dia tak berarti, untuk apa aku memberinya kesempatan.
Ahh, sudahlah.
Dia tlah membuang kesempatan itu hanya karena ego dan harga diri.
Ini pilihan dia sendiri.
Dia maunya A, aku inginnya B.
Cinta itu keikhlasan untuk bersama bukan keterpaksaan.
Dia mendoakanku tuk dapat yg t'baik, ku harap dia juga sama.
Pilihannya sekarang hanyalah bersahabat dan saling mendiamkan diri...

0 komentar:

Posting Komentar